33 Tips Hemat Listrik di Rumah (Rekomendasi Resmi PLN, ESDM, IEA, dan DOE)
Menghemat listrik bukan hanya soal menekan tagihan bulanan, tetapi juga menjaga energi tetap efisien dan ramah lingkungan.
Berbagai lembaga resmi seperti PLN, Kementerian ESDM, International Energy Agency (IEA), U.S. Department of Energy, hingga Energy Saving Trust (UK) sudah lama merilis panduan penghematan energi yang bisa diterapkan di rumah.
Berikut rangkumannya, dikemas dengan bahasa sederhana dan mudah dipraktikkan.
1. Kebiasaan Sehari-hari yang Paling Mudah Dilakukan
Perubahan kecil sering memberi dampak besar. Mulailah dari hal-hal sederhana:
- Matikan lampu dan perangkat elektronik saat tidak digunakan.
- Cabut charger dari colokan jika tidak dipakai (standby power bisa menyedot 5–10% total listrik rumah).
- Gunakan lampu sesuai ruangan dan kebutuhan, bukan semuanya dinyalakan sekaligus.
- Manfaatkan cahaya alami dengan membuka tirai di siang hari.
- Pasang sensor gerak atau timer untuk lampu luar agar mati otomatis.
Kebiasaan dasar ini sering dianggap sepele, tetapi terbukti paling efektif menekan pemakaian listrik.
2. Pencahayaan: Hemat sampai 75%
Lampu adalah salah satu perangkat yang terus menyala setiap hari. Karenanya, pemilihan jenis lampu sangat menentukan.
- Ganti semua lampu pijar atau TL konvensional dengan LED yang lebih hemat 75–85% (rekomendasi PLN & IEA).
- Pilih LED berkualitas tinggi: 800 lumen cukup pakai 9–12 watt.
- Gunakan task lighting seperti lampu meja jika hanya butuh penerangan lokal.
Upgrade lampu rumah bisa memangkas pengeluaran listrik secara signifikan.
3. Pendingin Ruangan (AC): Penyumbang Tagihan Paling Besar
Jika ada alat yang paling boros di rumah, jawabannya hampir selalu AC. Menurut ESDM, AC bisa menghabiskan 40–60% total listrik bulanan. Supaya lebih efisien:
- Atur suhu 24–25°C (naik 1°C bisa menghemat 6–10%).
- Gunakan mode auto fan dan timer sleep.
- Bersihkan filter setiap 1–2 bulan.
- Pastikan ruangan tertutup rapat dan minim kebocoran udara.
- Pasang tirai tebal atau kaca film untuk mengurangi panas masuk.
- Pilih AC inverter jika penggunaan lebih dari 6 jam per hari (hemat 30–50%).
Atur AC dengan benar, dan tagihan listrik bisa turun drastis.
4. Kulkas: Nomor Dua Paling Boros
Kulkas bekerja 24 jam, sehingga penghematannya harus strategis:
- Atur suhu kulkas 3–5°C, freezer -15 sampai -18°C.
- Jangan masukkan makanan panas langsung ke kulkas.
- Sisakan jarak 10–15 cm dari dinding untuk pembuangan panas.
- Cek karet pintu, pastikan tidak bocor (gunakan tes kertas).
- Kurangi buka-tutup pintu terlalu sering.
Kulkas yang efisien bisa memperpanjang umur perangkat sekaligus menekan tagihan.
5. Peralatan Elektronik & Hiburan
Perangkat hiburan sekarang banyak menggunakan daya standby yang tetap memakan energi.
- Gunakan TV LED/OLED, hindari plasma.
- Aktifkan eco mode pada TV, komputer, dan konsol game.
- Gunakan stop kontak dengan sakelar on/off untuk mematikan total daya.
- Pilih laptop dibanding PC desktop (lebih hemat hingga 80%).
6. Mesin Cuci & Setrika
Kedua alat ini jarang disadari boros, tapi pemakaiannya bisa diatur lebih efisien:
- Cuci pakaian saat drum sudah penuh.
- Gunakan air dingin jika memungkinkan.
- Setrika dalam jumlah banyak sekaligus, mulai dari bahan dengan suhu rendah.
7. Penggunaan Water Heater
Alat pemanas air adalah salah satu konsumen daya terbesar di rumah:
- Turunkan suhu water heater ke 50–55°C.
- Gunakan hanya saat dibutuhkan atau pilih yang punya timer.
- Pertimbangkan heat pump water heater (hemat hingga 60%).
8. Rekomendasi Tambahan dari PLN & ESDM
Untuk kendali yang lebih detail:
- Pilih peralatan elektronik dengan label hemat energi (bintang 4 – SNI).
- Pasang alat ukur kWh pribadi untuk memantau konsumsi harian.
- Gunakan listrik prabayar agar pemakaian lebih terkontrol.
- Manfaatkan layanan audit energi rumah tangga dari PLN lewat aplikasi PLN Mobile.
-00-
Dengan menerapkan 10–15 tips dari daftar di atas secara konsisten, rumah tangga bisa menghemat 20–50% tagihan listrik per bulan tanpa mengurangi kenyamanan.
Tidak harus langsung semuanya — pilih yang paling mudah dulu, dan rasakan perubahannya dalam 1–2 bulan.
Selamat mencoba dan semoga tagihan listrik Anda makin ringan!
